Model proses pada rekayasa perangkat lunak yang diungkapkan oleh Roger S. Pressman meliputi :
- Model Linear
- Model Iteratif (Prototyping dan RAD)
- Gabungan Linear dan Prototyping (Model Incremental)
- Model Spiral
Model Linier biasa disebut sebagai Waterfall Model. Waterfall
model merupakan model pengembangan dengan aliran sistem yang linier. Output
dari setiap tahap merupakan input bagi tahap berikutnya, sehingga antara satu
fase ke fase yang lain dilakukan secara berurutan. Setiap fase dikerjakan
terlebih dahulu sampai selesai, jika sudah selesai baru mulai menuju fase
berikutnya.
Tahapan
pada waterfall model meliputi System Engineering, Analisa, Design, Coding,
Testing, Implementasi dan Pemeliharaan.
MODEL ITERATIF (Prototyping dan RAD)
Prototyping
model merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak
digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling
berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Model ini dikembangkan karena
adanya kegagalan yang terjadi akibat pengembangan project atau aplikasi
menggunkan sistem waterfall.
Rapid
Application Development (RAD) adalah sebuah model proses perkembangan software
sekuensial linier yang menekankan siklus perkembangan yang sangat pendek.
Beberapa kategori RAD misalnya Phased Development, Prototyping dan Throw-away
Prototyping.
Phased
Development membagi sistem secara keseluruhan menjadi beberapa versi sistem.
Setelah desain untuk versi pertama selesai maka akan dilanjutkan ke
implementasi. Setelah versi pertama terselesaikan, maka pengembang akan memulai
lagi ke versi selanjutnya.
Metodologi
prototyping melakukan analisis, desain dan implementasi secara bersamaan,
kemudian dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapat review dari pengguna.
Sebuah prototiping adalah sebuah sistem dalam fungsi yang sangat minimal.
Sedangkan
metodologi Throwaway Prototyping hampir sama dengan metodologi Prototyping.
Perbedaannya bahwa pada metodologi ini, analisis dilakukan lebih mendalam lagi.
Incremental
model adalah model pengembangan sistem pada software engineering
berdasarkan requirement software yang dipecah menjadi beberapa fungsi atau bagian sehingga model pengembangannya secara increment atau
bertahap. Incremental model
termasuk kategori evolutionary software process models
karena bersifat iteratif atau
mengandung perulangan. Hasil proses berupa produk yang makinlama makin
lengkap atau bertambah baik sampai versi terlengkap dihasilkan
sebagai produk akhir dari proses yang dilakukan
MODEL SPIRAL
Spiral
model pertama kali diperkenalkan oleh Boehm. Spiral
model merupakan model pengembangan software yang evolusioner karena
menggabungkan prototipe model dan waterfall model. Tahap desain umumnya
digunakan pada model Waterfall, sedangkan tahap prototyping adalah suatu model
dimana software dibuat. Jika prototype-nya sudah sesuai dengan keinginan user
atau customer, maka proses dilanjutkan dengan membuat produk sesungguhnya
dengan menambah dan memperbaiki kekurangan dari prototype tadi.






0 komentar:
Posting Komentar